Last Updated on August 2, 2025 by Map Vision Indonesia
WorldView Legion merupakan satelit observasi Bumi teranyar milik perusahaan asal Amerika Serikat, Maxar Intelligence. Hingga tahun 2025 ini, sudah 6 Satelit WorldView Legion yang telah berhasil beroperasi serta membentuk sebuah konstelasi untuk menghasilkan citra satelit dengan resolusi spasial mencapai 30 cm (0,3 m) dan mampu merekam hingga 5 juta km2 dalam seharinya.
Kami dari Map Vision Indonesia telah beberapa kali mendapatkan pesanan pembelian dan pengolahan data arsip original Citra Satelit WorldView Legion, yang kebetulan seluruh orderannya merupakan data Citra Satelit WorldView Legion yang dihasilkan oleh Satelit WorldView Legion–02 (LG02) yang ditempatkan pada orbit Sun–synchronous.
Namun, sayangnya semua data original Citra Satelit WorldView Legion–02 yang dipesan memiliki tampilan warna yang belang, seperti salah satu contohnya ditunjukkan gambar di bawah ini:

Gambar 1. Tampilan Data Original Citra Satelit WorldView Legion–02
(Image Copyright: Maxar Intelligence; Courtesy of Map Vision Indonesia)
Gambar 1 di atas memperlihatkan tampilan data original Citra Satelit WorldView Legion–02 yang tingkat kecerahannya telah kami tingkatkan untuk lebih memperjelas tampilan warna belang pada data original citra satelit tersebut.
Awalnya, ketika pertama kali order data original Citra Satelit WorldView Legion–02, kami mengira bahwa terdapat kondisi atmosferik tertentu pada area yang diorder yang membuat tampilannya seperti itu, namun setelah beberapa kali order Citra Satelit WorldView Legion-02 dan seluruhnya mempunyai tampilan warna yang belang, maka hal ini kami perkirakan memang terdapat masalah pada Satelit WorldView Legion-02 seperti kalibrasi sensor atau pergerakan satelit yang membuat “cacat” tampilan pada citra satelit yang dihasilkan. Sampai tulisan ini dibuat, tidak ada rilis resmi dari pihak Maxar Intelligence terkait warna belang pada Citra Satelit WorldView Legion-02.
Kami sendiri tidak mengetahui apakah Satelit WorldView Legion yang lain (01, 03, 04, 05, dan 06) menghasilkan citra dengan tampilan yang semestinya atau terdapat juga Satelit WorldView Legion lain yang mengalami keadaan serupa dengan Satelit WorldView Legion-02, berhubung hingga saat ini seluruh pemesananan untuk Citra Satelit WorldView Legion berasal dari Satelit WorldView Legion–02.
BACA JUGA:
1). Cara Memperoleh Citra Satelit Komersial untuk Kepentingan Anda
2). PlanetScope: Citra Satelit dengan Ketersediaan Data yang Melimpah
3). Penjelasan Lengkap Citra Satelit SkySat
Kondisi ini memang sangat disayangkan, mengingat satelit–satelit lain yang dimiliki oleh Maxar Intelligence selama ini bisa dibilang menghasilkan citra dengan tampilan terbaik untuk kelas resolusi spasial dari 30 cm (0,3 m) hingga 1 meter, seperti seri Citra Satelit WorldView (WorldView–1, WorldView–2, WorldView–3, dan WorldView–4), GeoEye–1, QuickBird, dan Ikonos.
Warna belang pada citra satelit ini memang bukan yang pertama. Sebagai contoh lain, citra satelit dari perusahaan Planet Labs yakni PlanetScope (terutama data–data yang lawas) dan SkySat juga kerap menghasilkan citra dengan tampilan warna yang belang, namun hal itu terjadi ketika proses penggabungan data secara otomatis dilakukan, dimana Satelit PlanetScope dan SkySat merupakan satelit berukuran mini sehingga cakupan area dalam sekali perekaman sangatlah sedikit, sehingga untuk keperluan penjualan kepada pihak customer, pihak perusahaan melakukan penggabungan data–data hasil perekaman tersebut secara otomatis, dan hal tersebut terkadang menghasilkan tampilan data dengan warna belang, bahkan pada Citra Satelit SkySat pada area pertampalan antar scene terkadang juga terdapat bagian yang tidak nyambung.

Gambar 2. Perbedaan Kondisi Atmosferik Antar Scene Data Original Citra Satelit SkySat Collect Product dalam Tampilan Warna Merah Semu
(Image Copyright: Planet; Courtesy of Map Vision Indonesia)

Gambar 3. Tampilan Tidak Match Antar Scene Data Original Citra Satelit SkySat Collect Product
(Image Copyright: Planet; Courtesy of Map Vision Indonesia)
Berbeda dengan warna belang yang terdapat pada Citra Satelit PlanetScope dan SkySat yang terjadi karena proses penggabungan otomatis, warna belang pada Citra Satelit WorldView Legion–02 terdapat pada 1 scene data tersebut.
Satelit WorldView Legion-02 merupakan satelit observasi Bumi berukuran “normal” dengan dimensi 3 x 2 x 2 meter serta bobot 630 kg, yang dalam sekali perekaman dapat mencakup area yang jauh lebih luas dibandingkan Satelit SkySat (dimensi: 0,6 x 0,6 x 0,95 meter dan berat 100 kg) dan Dove (satelit penghasil Citra Satelit PlanetScope yang memiliki dimensi 0,1 x 0,1 x 0,3 meter serta berat 4 kg), sehingga tidak diperlukan penggabungan data untuk membentuk satu kesatuan data dalam cakupan area yang lebih luas seperti halnya Citra Satelit PlanetScope dan SkySat, sehingga kami prediksi warna belang yang terjadi pada Citra Satelit WorldView Legion-02 disinyalir karena masalah pada Satelit WorldView Legion-02.
Tampilan “abnormal” ini dapat direduksi dengan proses pengolahan lanjutan yang kami lakukan, sehingga tampilannya akan tampak sebagai berikut:

Gambar 4. Tampilan Data Olahan Citra Satelit WorldView Legion-02 Warna Natural Hasil Reduksi Warna Belang
(Image Copyright: Maxar Intelligence; Courtesy of Map Vision Indonesia)

Gambar 5. Perbedaan Tampilan Data Original & Data Olahan Citra Satelit WorldView Legion-02 Warna Natural Hasil Reduksi Tampilan Warna Belang
(Image Copyright: Maxar Intelligence; Courtesy of Map Vision Indonesia)
Update
Kami menerima pesanan data Citra Satelit WorldView Legion–01 dan 04, di mana untuk kedua data citra satelit tersebut tidak bermasalah – tidak terdapat warna belang pada data originalnya.

Gambar 6. Data Olahan Citra Satelit WorldView Legion–01 Warna Natural Skala 1 : 3.500 di wilayah Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat
(Image Copyright: Maxar Intelligence; Courtesy of Map Vision Indonesia)

Gambar 7. Data Olahan Citra Satelit WorldView Legion–04 Warna Natural Skala 1 : 5.000 di wilayah Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat
(Image Copyright: Maxar Intelligence; Courtesy of Map Vision Indonesia)
Tersisa data original Citra Satelit WorldView Legion–03, 05, dan 06, yang belum kami ketahui apakah terdapat warna belang juga seperti WorldView Legion–02 atau aman seperti WorldView Legion–01 dan 04, dan tentu saja harapannya Citra Satelit WorldView Legion yang tersisa tidak mengalami hal seperti yang terjadi pada Citra Satelit WorldView Legion–02.
Citra Satelit WorldView Legion di Map Vision Indonesia
Kondisi tampilan warna belang pada Citra Satelit WorldView Legion–02 memang sangat disayangkan, namun semoga untuk data Citra Satelit WorldView Legion yang lainnya (01, 03, 04, 05, dan 06) tidak terjadi hal seperti itu.
Melihat keadaan ini, kami dari Map Vision Indonesia memprioritaskan data citra satelit resolusi sangat tinggi selain Citra Satelit WorldView Legion–02 untuk pemesanan data original citra satelit resolusi sangat tinggi multispektral untuk kelas 30 cm (0,3 m) dan 50 cm (0,5 m) seperti Citra Satelit Pleiades–1A & 1B, Pleiades Neo, WorldView–2, WorldView–3, GeoEye–1, dan lain sebagainya, namun andai tidak terdapat citra satelit lain pada area yang hendak diorder selain Citra Satelit WorldView Legion 2, maka seperti pembahasan di atas, kami akan melakukan pengolahan lanjutan untuk mereduksi tampilan warna belang pada Citra Satelit WorldView Legion 2.
Bagi Anda yang saat ini membutuhkan data citra satelit resolusi sangat tinggi untuk beragam keperluan, Anda dapat menghubungi kami dengan klik tombol menuju chat WA berikut ini:
POSTINGAN MENARIK LAINNYA:
1). [Tutorial] Membuka File Geodatabase di QGIS versi 3.x
2). [Tutorial] Menampilkan Informasi Cuaca di QGIS
3). [Tutorial] Cara Memperoleh Anotasi di Google Maps
4). [Tutorial] Membuat Area Buffer dalam Beberapa Radius Menggunakan QGIS
5). [Tutorial] Menghitung Volume Data Raster Menggunakan QGIS

Twitter
Facebook