DAPATKAN CITRA SATELIT PELICAN DAN CITRA SATELIT RESOLUSI SANGAT TINGGI LAINNYA DENGAN KUALITAS TERBAIK & HARGA YANG KOMPETITIF DI MAP VISION INDONESIA
UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI KAMI PADA NOMOR TELEPON (WhatsApp): 0878 2292 5861 | E-MAIL: mapvisionindonesia@gmail.com
Pada tanggal 26 Agustus 2025, Planet Labs PBC atau biasanya cukup dikenal dengan nama Planet, penyedia terkemuka data dan wawasan harian tentang perubahan di Bumi, mencatat tonggak sejarah penting lainnyadalam eksplorasi luar angkasa dan observasi Bumi. Mereka berhasil meluncurkan dua satelit resolusi sangat tinggi dan berkemampuan kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Pelican-3 dan Pelican-4, ke orbit. Peluncuran ini dilakukan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg (Vandenberg Space Force Base, SLC–4E) di California, sebagai bagian dari berbagi tumpangan (rideshare) bersama satelit-satelit lainnya dalam misi yang dinamakan NAOS.
Keberhasilan peluncuran dan penempatan Pelican–3 dan Pelican–4menambah jumlah armada satelit pengamatan Bumi generasi baru milik Planet, melengkapi Pelican–1 dan Pelican–2 yang telah mengorbit sebelumnya. Misi ini menegaskan komitmen Planet untuk membangun konstelasi yang memungkinkan kunjungan ulang global yang cepatdalam hari yang sama(intraday rapid revisit), memberikan informasi yang lebih real–time kepada para pengguna.
Generasi Baru Satelit Observasi Bumi
Satelit Pelican merupakan bagian dari armada satelit “tasking” generasi baru Planet yang dirancang untuk menyediakan kemampuan pencitraan resolusi sangat tinggi dan pemantauan cepat sesuai permintaan(on–demand). Konstelasi Pelican diharapkan pada akhirnya terdiri dari 32 satelit, yang secara signifikan akan meningkatkan kemampuan pencitraan Planet secara global.
Pelican–3 dan Pelican–4 adalah satelitPelican Gen 1 yang dibangun untuk menghasilkan citra dengan resolusi spasial kelas 40 cm(sebelumnya berencana mencapai 30 cm di generasi berikutnya) di enam pita multispektral. Resolusi spasial kelas 40 cm ini menempatkan citra Pelican di kategori resolusi sangat tinggi, melampaui resolusi yang ditawarkan oleh konstelasi satelit dari Planetsebelumnya seperti Dove dan SuperDove (Citra Satelit PlanetScope dengan resolusi spasial kelas 3 meter) dan SkySat (resolusi spasial kelas 50 cm – 100 cm). Kemampuan ini sangat penting bagi pelanggan yang memerlukan detail spasial yang sangat halus untuk analisis mereka.
Salah satu fitur paling revolusioner dari Satelit Pelican, termasuk Pelican–3 dan Pelican–4, adalah integrasinya dengan teknologi kecerdasan buatan. Satelit–satelit ini dilengkapi dengan platformNVIDIA Jetson AI yang memungkinkan komputasi cepat di orbit(on–orbit computing).
Pencitraan Resolusi Sangat Tinggi: Resolusi spasial kelas 40 cm memberikan detail yang belum pernah ada sebelumnya pada konstelasi satelit–satelit dari Planet, memungkinkan identifikasi objek dan perubahan kecil di permukaan Bumi.
Enam Pita Multispektral: Pencitraan dalam enam pita multispektral dioptimalkan untuk analisis lintas–sensor, yang berartidata dari Pelican dapat dengan mudah digabungkan dengan data dari satelit Planet lainnya, menciptakan wawasan yang lebih komprehensif.
AI di Orbit: Chip AI NVIDIA Jetson memungkinkan pemrosesan data secara real–time di atas satelit. Hal ini secara signifikan mengurangi volume data yang perlu dikirim ke Bumi dan mempercepat waktu penyampaian wawasan penting kepada pelanggan. Misalnya, satelit dapat mengidentifikasi awan atau melakukan preprocessing datasebelum diunduh, yang sangat meningkatkan efisiensi operasional.
Pengiriman Wawasan yang Cepat:Kombinasi kemampuan AI dan jaringan operasional Planet yang kuat memastikan bahwa wawasan yang divalidasi dan diolah dapat dikirimkan kepada pelanggan dengan sangat cepat, yang sangat krusial untuk aplikasi yang sensitif terhadap waktu.
Desain dan Produksi
Satelit Pelicanmenggunakan platformPlanet SmallSat yang dirancang, dikembangkan, dan diproduksi secara in–house oleh Planet. Satelit ini memiliki dimensi fisik yang kompak dan bobot sekitar 120 kg, mencerminkan tren industrimenuju satelit kecil (smallsat) yang berkemampuan tinggi, memungkinkan peluncuran yang lebih sering dan hemat biaya. Lini produksi satelit Planet kini beroperasi penuh, dengan beberapa Satelit Pelican dan Tanager (satelit hiperspektral) yang berada dalam proses produksi, menunjukkan kecepatan rollout armada mereka.
Dampak dan Aplikasi Misi
Peluncuran Pelican–3 dan Pelican–4memiliki implikasi besar bagi industri observasi Bumi dan berbagai sektor yang bergantung pada data geospasial yang akurat dan tepat waktu. Satelit–satelit baru inimelengkapi armada satelit tasking Planet yang sudah ada, menyediakan kapasitas tambahan yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pencitraan resolusi sangat tinggi yang terus meningkat.
Aplikasi Utama
Pertahanan dan Intelijen: Citra satelit resolusi spasial kelas 40 cmmemungkinkan analisis detail infrastruktur, pergerakan militer, dan pemantauan keamanan yang kritis bagi lembaga pertahanan dan intelijen di seluruh dunia;
Pemerintahan Sipil: Dataini sangat berharga untuk perencanaan kota, pemetaan infrastruktur penting, pemantauan bencana alam (seperti menilai kerusakan pasca–gempa atau banjir), serta pengelolaan sumber daya alam;
Sektor Komersial: Perusahaan di bidang pertanian, kehutanan, energi, dan keuangan dapat menggunakan data Pelican untuk memantau aset mereka, menilai kesehatan tanaman, melacak perubahan di lokasi konstruksi, dan memitigasi risiko lingkungan.
Pemantauan Lingkungan: Dengan kemampuan revisit yang cepat, Pelican dapat memantau dengan cermat perubahan lingkungan, seperti deforestasi, migrasi satwa liar, atau dampak perubahan iklim pada ekosistem pesisir.
Meningkatkan Kemampuan Rapid Revisit
Tujuan utama dari konstelasi Pelican adalah untuk mencapai kemampuankunjungan ulang global intraday yang cepat. Dengan lebih banyak satelit di orbit, Planet dapat meningkatkan frekuensi satelit yang melintas di atas suatu lokasi tertentu dalam sehari. Kapasitas ini sangat penting dalam situasi yang membutuhkan pemantauan dinamis dan berkelanjutan, seperti zona konflik, lokasi bencana, atau pelacakan aset bergerak.
Proses Pasca-Peluncuran: Komisioning
Setelah pemisahan yang berhasil dari roket Falcon 9 dan penempatan di orbit yang ditentukan, tim di Planet berhasil melakukan kontak dengan Pelican–3 dan Pelican–4. Langkah selanjutnya adalah proses komisioning(commissioning) yang kritis.
Proses komisioning melibatkan serangkaian pemeriksaan dan kalibrasi sistem satelit yang menyeluruh. Ini mencakup pengaktifan semua sub–sistem,pengujian komunikasi, pengujian sistem pencitraan, dan kalibrasi sensor untuk memastikan satelit beroperasi sesuai spesifikasi dan menghasilkan citra dengan kualitas tertinggi. Setelah proses ini selesai, satelit secara resmi akan bergabung dengan armada Planet yang siap melayani kebutuhan pelanggan. Planet dengan cepat merilis citra first light (citra pertama yang dihasilkan) dari Pelican–3tak lama setelah peluncuran, mengkonfirmasi kesuksesan awal pengoperasiannya.
Visi Masa Depan
Peluncuran Pelican–3 dan Pelican–4bukan merupakan akhir, melainkan langkah lanjutan yang besar dalam rencana jangka panjang Planet. Perusahaan berencana untuk meluncurkan satelit Pelican tambahan sepanjang tahun, dan yang lebih penting, berencana untuk memperkenalkanPelican generasi kedua (Gen 2) yang ditargetkan akan mencapai resolusi yang lebih tajam, yaitu 30 cm, dalam waktu dekat.
Dengan mengoperasikan armada observasi Bumi terbesar di dunia—yang terdiri dari Satelit Dove, SkySat, dan kini Pelican—Planet terus mendorong batas–batas inovasi dalam teknologi geospasial. Misi peluncuran Pelican–3 dan Pelican–4mengukuhkan posisi Planet sebagai pemimpin yang tidak hanya mampu mencitrakan seluruh dunia setiap hari, tetapi juga mampu memberikan wawasan yang sangat detail, cepat, dan dapat ditindaklanjuti. Setiap peluncuran baru adalah sebuah lompatan yang membawa kemajuan dalam misi mereka untuk membuat perubahan terlihat, dapat diakses, dan dapat ditindaklanjuti bagi dunia.
Spesifikasi Satelit Pelican (Image Copyright: Planet)
Citra Satelit Pelican di Map Vision Indonesia
Melalui konstelasi Satelit Pelican yang nantinya akan berjumlah 32 satelit, dengan kemampuan kunjungan global yang cepatper harinya, tinggal menunggu waktu saja bahwa Citra Satelit Pelican akan menjadi salah satu data citra satelit resolusi sangat tinggi (resolusi spasial kelas 30 cm – 50 cm) utama yang akan banyak digunakan oleh berbagai industri dan individu yang memerlukan data geospasial yang detail, akurat, update, dan cepat tersedia.
Dengan pengalaman dan perkembangankeahlian kami sejak tahun 2013, percayakan pembelian dan pengolahan data Citra Satelit Pelican dan citra satelit resolusi sangat tinggi lainnya di Map Vision Indonesia. Klik tombol menuju WA admin kami di bawah ini untuk melakukan pemesanan atau konsultasi terlebih dahulu terkait Citra Satelit Pelican:
DAPATKAN CITRA SATELIT RESOLUSI SANGAT TINGGI DARI VANTOR DENGAN KUALITAS TERBAIK & HARGA YANG KOMPETITIF DI MAP VISION INDONESIA
UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI KAMI PADA NOMOR TELEPON (WA): 0878 2292 5861 | E-MAIL: mapvisionindonesia@gmail.com
Kisah mengenai kepemilikan satelit penghasil citra dengan resolusi sangat tinggi QuickBird, Ikonos, GeoEye–1, seri WorldView (WorldView–1, WorldView–2, WorldView–3, dan WorldView–4), serta konstelasi Satelit WorldView Legion, menarik untuk diceritakan karena proses merger dan akuisisi terjadi beberapa kali yang membuat pergantian ownerdari satelit–satelit observasi Bumi komersial tersebut. (more…)